*BNN DAN RUSIA PERKUAT KAPASITAS PENEGAKAN HUKUM HADAPI KEJAHATAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA*

0
114

 

Bogor, Suara Lintas. Com

— Hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia, khususnya dalam upaya pemberantasan narkotika, semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pelatihan Teknik Investigasi dan Penindakan yang berlangsung pada 6 hingga 10 April 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Lido, Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh 37 personel BNN dari bidang pemberantasan dan merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada November 2025. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan kedua negara dalam meningkatkan kapasitas aparat penegak hukum menghadapi kejahatan narkotika yang semakin kompleks dan bersifat lintas negara.

Pelatihan secara resmi dibuka pada Senin (6/4) oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dan turut dihadiri oleh Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov. Kehadiran kedua pihak mencerminkan kuatnya dukungan terhadap kerja sama bilateral di bidang pemberantasan narkotika.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman narkotika global.
“Kolaborasi internasional yang komprehensif, khususnya dalam pertukaran informasi dan intelijen taktis, merupakan kunci fundamental dalam mengakselerasi efektivitas pemberantasan narkotika,” tegasnya.

Sementara itu, Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi tradisi kerja sama yang semakin erat di masa mendatang.
“Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya pelatihan ini. Upaya melawan narkotika hanya dapat dilakukan secara bersama-sama, dan melalui pelatihan seperti ini kita dapat memperdalam kemampuan serta memperluas kerja sama,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan profesionalisme dan kapasitas personel BNN semakin meningkat, khususnya dalam menghadapi dinamika kejahatan narkotika yang terus berkembang. Penguatan kemampuan teknis dan taktis menjadi bekal penting bagi para peserta untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan secara optimal.

Lebih lanjut, kerja sama antara Indonesia dan Federasi Rusia diharapkan terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga melalui pertukaran informasi dan kolaborasi operasional yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin kuat, kedua negara optimistis mampu mempersempit ruang gerak jaringan narkotika internasional demi melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

( TIM FRN)

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini