*BNN KERAHKAN 1.818 FASILITATOR P4GN UNTUK PERKUAT PENCEGAHAN NARKOBA HINGGA TINGKAT DESA/KELURAHAN*

0
54

 

Jakarta, SUARA LINTAS. COM

– Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus memperkuat komitmen dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengerahkan sebanyak 1.818 fasilitator P4GN guna memperluas jangkauan layanan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa permasalahan narkoba masih menjadi ancaman serius dengan dampak multidimensi. Berdasarkan hasil survei prevalensi nasional tahun 2025, angka penyalahgunaan narkoba tercatat sebesar 2,11 persen atau setara dengan 4,15 juta jiwa.

“Data tersebut menunjukkan bahwa upaya penanganan narkoba harus terus diperkuat secara terstruktur, sistematis, dan masif, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, program fasilitator P4GN merupakan salah satu inovasi BNN dalam memperkuat layanan pencegahan di tengah masyarakat. Meskipun program ini belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan anggaran yang memadai, BNN tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan bagi seluruh insan antinarkoba untuk terus berinovasi dan memberikan layanan P4GN secara optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Caca Syahroni, menjelaskan bahwa pelatihan fasilitator P4GN disusun dengan kurikulum yang komprehensif. Materi pelatihan mencakup aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hukum dan kerja sama, serta pelayanan publik, termasuk pengaduan dan informasi masyarakat.

Para peserta pelatihan merupakan pegawai BNN dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota yang akan ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia. Penugasan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program P4GN sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, para fasilitator diharapkan memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan peran sebagai ujung tombak BNN di lapangan, termasuk dalam membangun jejaring kerja serta menyampaikan layanan P4GN secara optimal.

BNN menargetkan kehadiran fasilitator P4GN dapat mempercepat implementasi program Desa/Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

( Tim FRN)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini