*BNN DAN UNJ PERKUAT KOLABORASI: DARI KURIKULUM HINGGA PROGRAM ANANDA BERSINAR*

0
53

 

JAKARTA, SUARA LINTAS. COM

– Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut ditandai melalui audiensi strategis antara BNN dan jajaran pimpinan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang berlangsung di Gedung Rektorat UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (1/4).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, beserta pejabat tinggi BNN. Kehadiran rombongan BNN disambut hangat oleh Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., yang menegaskan komitmen kampus dalam mendukung berbagai program pencegahan narkoba.

Dalam sambutannya, Prof. Komarudin menyampaikan bahwa UNJ sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan generasi muda dari ancaman narkotika, baik melalui pendidikan tinggi maupun jaringan sekolah di bawah naungan Labschool.

“Kami sangat mendukung upaya BNN, termasuk integrasi materi pencegahan narkoba dalam kurikulum, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama ini UNJ telah aktif melakukan langkah mitigasi dengan menggandeng aparat penegak hukum untuk menangani potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala BNN RI memberikan apresiasi kepada UNJ, khususnya Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), yang dinilai telah menjadi mitra strategis dalam upaya pencegahan narkoba. Sejak tahun 2019, program studi tersebut telah bekerja sama dengan BNN dan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dalam mengadaptasi program ketahanan keluarga anti narkotika.

Lebih lanjut, Kepala BNN RI memaparkan transformasi pendekatan BNN yang kini semakin fokus pada perlindungan anak melalui program “Ananda Bersinar”. Program ini menitikberatkan pada upaya pencegahan sejak usia dini, seiring meningkatnya ancaman paparan narkotika terhadap anak-anak.

“Modus peredaran narkotika saat ini semakin beragam, bahkan dikemas dalam bentuk permen dan makanan. Ini menjadi perhatian serius kami agar anak-anak tidak menjadi korban,” tegasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara BNN dan UNJ, khususnya dalam mengembangkan model edukasi dan pencegahan yang aplikatif di lapangan. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba serta mendukung terwujudnya generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

( TIM FRN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini