*DPC LSM Triga Nusa Lampung Utara Gelar Audiensi dengan PLN UP3 Kotabumi, Sampaikan Aspirasi Masyarakat*

0
44

LAMPUNG UTARA, SUARA LINTAS. COM

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusa Kabupaten Lampung Utara menggelar audiensi dengan jajaran PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotabumi, Rabu (4/11/2026).

Kedatangan rombongan DPC LSM Triga Nusa disambut baik oleh jajaran PLN UP3 Kotabumi, termasuk Manager UP3 Kotabumi, Eki. Pertemuan yang berlangsung di kantor PLN UP3 Kotabumi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara lembaga masyarakat dan pihak PLN.

Ketua DPC LSM Triga Nusa Kabupaten Lampung Utara, yang akrab disapa Bang Imau, menjelaskan bahwa audiensi tersebut bertujuan menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan masyarakat, khususnya terkait pelayanan serta pelaksanaan pekerjaan petugas PLN di lapangan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kejelasan status dan identitas tenaga kerja yang melaksanakan tugas di lapangan, baik pegawai PLN, tenaga alih daya (outsourcing), maupun petugas dari pihak ketiga.

Menurutnya, penggunaan seragam berlogo PLN oleh petugas di lapangan dapat menimbulkan persepsi di tengah masyarakat bahwa seluruh petugas tersebut merupakan pegawai langsung PLN.

“Sebagai masyarakat awam, tentu kami perlu mengetahui siapa sebenarnya petugas yang bekerja di lapangan. Apakah mereka pegawai PLN, tenaga alih daya, atau berasal dari pihak ketiga. Karena ketika menggunakan seragam berlogo PLN, masyarakat tentu menganggap mereka bagian dari PLN,” jelas Bang Imau.

Ia berharap pihak PLN UP3 Kotabumi bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) dapat meningkatkan pengawasan dan penertiban terhadap seluruh petugas yang menjalankan pekerjaan di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Selain persoalan identitas petugas, DPC LSM Triga Nusa juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL). Menurut Bang Imau, pelaksanaan P2TL menjadi salah satu hal yang banyak dikeluhkan masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian, terutama dalam aspek sosialisasi, prosedur pelaksanaan, dan pelayanan kepada pelanggan.

Pihaknya juga menyoroti persoalan kondisi jaringan listrik, termasuk kabel-kabel yang terlihat semrawut di sejumlah lokasi pinggir jalan. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar penataan jaringan listrik lebih tertib serta tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Selain persoalan P2TL, kami juga menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai tegangan listrik dan kondisi kabel yang semrawut di pinggir jalan. Kami berharap berbagai masukan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi PLN agar pelayanan ke depan semakin baik,” tambahnya.

Bang Imau mengapresiasi respons positif jajaran PLN UP3 Kotabumi terhadap sejumlah aspirasi dan masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.

Menurutnya, Manager UP3 Kotabumi, Eki, beserta jajaran telah menerima berbagai masukan yang disampaikan sebagai bahan perhatian dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

DPC LSM Triga Nusa berharap audiensi tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan sinergi yang berkelanjutan antara lembaga masyarakat dan PLN.

Melalui komunikasi yang terbuka, pengawasan yang baik, serta respons terhadap pengaduan pelanggan, diharapkan pelayanan kelistrikan di Kabupaten Lampung Utara semakin transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

( Martono & Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini