
Jakarta, Suara Lintas.Com
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia menegaskan pentingnya penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba hingga ke wilayah pedesaan. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Dies Natalis ke-27 Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABSI) yang berlangsung di Auditorium Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, Kamis (7/5).
Kepala BNN RI yang diwakili Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, menyampaikan bahwa ancaman narkoba kini semakin kompleks dan telah menyasar hingga ke pelosok desa. Oleh karena itu, BPD dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam mendukung implementasi program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

“Dengan melihat kompleksitas ancaman narkoba yang makin menyusup ke berbagai lini termasuk ke pelosok desa, BPD memiliki peran yang sangat vital. BPD diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mendukung penuh program Desa Bersinar yang diusung oleh BNN,” ujar Tantan Sulistyana.
Lebih lanjut, Sestama BNN RI menegaskan bahwa seluruh anggota BPD harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program pencegahan narkoba di lingkungan desa serta tidak bersikap pasif terhadap ancaman peredaran gelap narkotika.
“Kita harus memastikan setiap anggota BPD menjadi pendukung dan penguat pelaksanaan program ini, jangan sampai ada anggota BPD yang justru menjadi penghambat berjalannya program Desa Bersinar,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyoroti bahwa ancaman narkoba saat ini tidak lagi hanya terjadi di wilayah perkotaan, namun telah masuk hingga ke desa-desa. Untuk itu, diperlukan penguatan ketahanan masyarakat desa melalui kolaborasi seluruh elemen, termasuk BPD.
“Narkoba saat ini sudah menyasar hingga ke desa-desa, maka kita pun harus membuat pertahanan di desa termasuk melalui BPD karena masalah narkoba adalah PR kita bersama,” ungkap Mendes PDT.
Melalui momentum Dies Natalis ke-27 BPD ini, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia berharap terciptanya sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah desa, BPD, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan desa yang aman, sehat, dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
( Tim FRN)
