Cirebon,Suara Lintas. Com
25 Februari 2026 — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon menggelar Rapat Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Bangsal Pancawanda, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah sinkronisasi program dan penajaman arah pembangunan sektor kebudayaan dan pariwisata agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Forum ini mengusung tema:
“Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon Tahun 2027.”

Dalam forum tersebut dipaparkan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 yang menitikberatkan pada lima fokus utama, yaitu:
1. Penguatan fiskal daerah melalui perbaikan tata kelola pajak, optimalisasi BUMD dan aset daerah, serta peningkatan sinergi pusat dan daerah.
2. Percepatan pertumbuhan ekonomi guna menurunkan kemiskinan dan ketimpangan melalui penguatan sektor unggulan, UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, serta investasi padat karya.
3. Peningkatan kualitas SDM dengan memperluas akses dan mutu pendidikan, layanan kesehatan, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.
4. Penguatan ketahanan lingkungan dalam menghadapi banjir, rob, persoalan sampah, perubahan iklim, dan berbagai risiko bencana.
5. Reformasi tata kelola pemerintahan melalui percepatan birokrasi, digitalisasi layanan publik, dan integrasi data pembangunan.
Secara garis besar, arah pembangunan Kota Cirebon tahun 2027 difokuskan pada terwujudnya kemandirian fiskal, ekonomi yang inklusif, sumber daya manusia unggul, lingkungan yang tangguh, serta layanan publik yang semakin efektif dan terintegrasi.
Forum berlangsung dinamis dengan dibukanya sesi tanya jawab interaktif. Sejumlah tamu undangan dari kalangan seniman, insan pers, serta perwakilan hotel-hotel di Kota Cirebon turut menyampaikan pertanyaan, masukan, dan harapan terhadap arah kebijakan Disbudpar. Dialog ini menjadi ruang penting untuk menjaring aspirasi pelaku lapangan sekaligus memperkaya penyusunan program kerja tahun 2027 agar lebih responsif terhadap kebutuhan sektor kebudayaan dan pariwisata.
Melalui forum ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif guna menyempurnakan perencanaan program tahun 2027, khususnya dalam memperkuat peran sektor kebudayaan dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
( Harun)

