Kota Cirebon, Suara Lintas.Com
– Warga RW 11 Lebak Ngok, Benda Kerep, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, mendesak Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan penanganan darurat atas bencana longsor tanggul serta ambrolnya Jembatan Lebak Ngok akibat terjangan banjir Kali Benda, rabu ( 18/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat dan menyebabkan debit air Kali Benda meningkat drastis. Arus banjir yang deras menggerus tanggul penahan tanah di sekitar jembatan hingga akhirnya mengalami longsor dan menyebabkan sebagian badan jembatan ambrol.
Warga setempat menyampaikan permohonan langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kota Cirebon, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, serta Anggota DPRD Kota Cirebon Daerah Pemilihan (Dapil) 3 agar segera turun ke lokasi untuk meninjau kondisi terkini dan mengambil langkah penanganan darurat.
Menurut keterangan warga, Jembatan Lebak Ngok merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, termasuk jalur utama anak-anak menuju sekolah dan mobilitas warga sehari-hari. Kondisi jembatan yang ambrol dan tanggul yang longsor dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.
“Kami berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan penanganan darurat, minimal pemasangan bronjong atau penguatan sementara agar tidak terjadi longsor susulan,” ujar salah satu warga RW 11.
Selain itu, warga juga meminta adanya kajian teknis dan pembangunan permanen guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, mengingat wilayah tersebut kerap terdampak luapan Kali Benda saat musim hujan.
Hingga berita ini dirilis, warga masih menunggu respons dan langkah konkret dari Pemerintah Kota Cirebon serta pihak BBWS Cimanuk Cisanggarung terkait penanganan darurat di lokasi bencana.
(Redaksi)

