SUARA LINTAS (gunungkidul). Dugaan bullying yang di lakukan guru terhadap anak didiknya terjadi di MTs Muhammadiyah ponjong. Sebut saja bunga (nama samaran) murid MTs muhammadiyah menjadi korban bullying oleh guru dan teman temannya ,berawal dari ulah seorang guru Inisial A menyampaikan ke anak didiknya kelas 8 dan 9 untuk tidak terlalu dekat dengan bunga karena bunga itu nakal dan di isukan hamil, sontak membuat temen temen bunga menghina dan mengongolok-olok dengan sebutan bunga sampah dan kotor. Kejadian itu membuag bunga jadi minder, murung dan sering menyendiri .karena tidak kuat menahan malu binga hari sabtu, 26 oktober 2024 ia kabur dari rumah dan keluarga bunga panik dan berusaha mencari ke sanak saudara maupun teman-teman dekat bunga. Langkah itu idak membuahkan hasil, akirnya keluarga melaporkan perihal hilangnya bunga ke polisi ,keluarga terus berusaha mencari sampai pada hari Rabu, 30 oktober 2024 di temukan di salah satu keluarganya. pada awak media bunga bercerita kenapa bunga sampai lari dari rumah, bunga mengaku kalau dirinya mendapat bullying dari teman temanya dan sumber dari kabar tidak baik itu bersumber dari salah satu gurunya sendiri.
Ditempat tepisah Aktifis Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Trimo Setiyadi bersama awak media mendatangi sekolah MTs muhamdiyah ponjong mencari kebenaran berita tersebut .kepala sekolah Eko dan oknum guru yang diduga pelaku bullying menjelaskan bahwa itu tidak benar dan tidak pernah mereka lakukan dan bersumpah itu tidak benar, tegasnya. kepada sekolah Trimo meminta untuk bisa membawa bunga kembali ke sekolah dan segera melakukan pendampingan dari guru konseling (BK) untuk bisa memulihkan mental anak.
Redaksi (NUR).
