TERNYATA PELAKU NEKAT KABUR KARENA TAKUT DI MASA

0
265

Solo // www.suaralintas.com || Terkait tabrak lari yang heboh di Solo kemarin, Senin (14/10/24). Ternyata ini pengakuan mengejutkan dari terduga pelaku tabrak lari yang kabur karena takut di amuk massa.

Pengemudi Grand Livina putih yang menabrak sejumlah kendaraan dan balita yakni ABP (20) diduga Warga Sukoharjo. Menurut keterangan saksi Pelaku tidak dalam pengaruh minuman keras ataupun obat-obatan terlarang, pelaku takut dihajar massa sehingga menabrak segala yang menghalanginya.

Saat kasat lantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan mengkonfirmasikan

“Memang benar, tadi ada kejadian kecelakaan lalulintas tepatnya awalnya di kejadian di Jalan Kalilarangan depan Mandiri Reklame. Saat itu pelaku hendak berangkat ke kampus, namun pelaku tancap gas sehingga laka lantas di wilayah Kota Solo dan Sukoharjo.”

“ABP saat tancap gas ke wilayah Kecamatan Baki, Sukoharjo dengan alasan takut di massa.”

Menurut hasil interogasi, Pelaku usai menabrak beberapa kendaraan pelaku takut berhenti di karenakan banyaknya masyarakat yang mengejar dan mencoba memberhentikan mobil si pelaku tersebut. Pengemudi Grand Livina yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa itu diamankan di Satlantas Polresta Solo.

Saat polisi memintai keterangan kejadian kepada pelaku tabrak lari si pelaku mengatakan bahwa ada bahwa 4 TKP yakni Kalilarangan, SPBU Pajang, Jongke dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Solo, Surakarta.

“Menurut informasi yang beredar kejadian tabrak lari tersebut telah memakan 4 motor dan 1 unit mobil. Untuk korban yang diketahui ada 6 orang mengalami luka ringan.” tutur Agung.

Saat ini Satlantas Polresta Solo masih mengumpulkan para saksi dan barang bukti lainnya.
Agung mengatakan status ABP masih sebagai saksi pelaku.

“Kami akan menindaklanjuti perkara ini sampai selesai, selanjutnya akan kami terapkan pasalnya bagi pelaku tabrak lari.” jelasnya.

Oleh : Cindy

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini