- KPK Obok-obok Klaten, Sentuh Kepala desa hingga Pengusaha

KLATEN —suaralintas.com Gelombang penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Klaten pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati nonaktif Hamenang Wajar Ismoyo terus meluas. Tidak hanya kantor dinas pemerintahan, KPK kini juga menyasar tingkat kelurahan hingga rumah salah satu kontraktor di wilayah Bareng, Klaten, pada Kamis (29/10/2026).
Sebelumnya, tim penyidik KPK telah menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Rabu (28/10/2026), berlanjut ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Kamis, dan kemudian memperluas jangkauan ke lokasi pihak swasta . KPK menyebut perkara ini mencakup lima klaster dugaan korupsi .
Merespons hal tersebut, Trimo Setiyadi, Ketua LSM Wardah generasi anak bangsa (WGAB) Jawa Tengah, menyampaikan pandangannya:
“Maraknya penggeledahan KPK di Klaten hingga menyentuh tingkat kepala desa dan pengusaha bukanlah hal yang tiba-tiba. Ini menunjukkan aliran dugaan suap dan permainan pengadaan tidak hanya ada di lingkungan pimpinan kabupaten, tapi sudah menjalar ke lapisan bawah dan melibatkan pihak-pihak swasta yang sering menjadi mitra kerja pemerintah.”
Trimo menambahkan, selama ini pengawasan internal maupun pengawasan masyarakat banyak yang terabaikan. Ia mengingatkan agar pihak-pihak terkait tidak menafsirkan langkah KPK sebagai upaya menjatuhkan daerah, melainkan momen untuk introspeksi diri .
“Jangan disalahartikan sebagai upaya menjatuhkan daerah; ini adalah peringatan agar semua elemen pemerintahan mulai membuka mata. Kita berharap proses hukum berjalan adil, tidak ada yang dilepaskan, dan nantinya lahir sistem yang lebih transparan agar peristiwa serupa tidak terulang,” ujarnya.
Warga berharap seluruh proses hukum berjalan transparan dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara publik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan di Klaten dapat dipulihkan. Sampai berita ini diturunkan, KPK belum merilis pernyataan resmi terkait temuan dari penggeledahan di lokasi-lokasi tersebut.red

