MEWUJUDKAN HILIRISASI PADI T1P4K JATENG MENGGANDENG YAYASAN KARTIKA EKA PAKSI

0
53

Mewujudkan Hilirisasi Padi T1P4K Jateng Menggandeng Yayasan Kartika Eka Paksi ( Y K E P )

JAKARTA – suaralintas.com –
Danang Heri Subyantoro Wakil Ketua T1P4K ( Tanam 1 kali panen 4 kali ) sekaligus Dewan Pengawas KMP Taskin Jawa Tengah sangat menyambut baik terobosan baru yg dilakukan pemilik tehnoligi T1P4K , Diyan Anggraini menuju HILIRISASI padi di Indononesia Selasa (18/ 11/2025 )

Pernyataan dan Konsep disampaikan langsung oleh pemilik tehnologi budidaya padi T1P4K kepada Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi ( YKEP )
Mayjen (Purn) Reza
di kantor YKEP, yang ber alamat di Jl. Medan Merdeka Timu. No.7 2, RT.2/RW.1, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Kedatangan team T1P4K dihadiri langsung oleh Diyan Anggriyani , dan salah satu staft nya juga didampingi oleh Wakil ketua T1P4K Jateng Danang Heri S

Pertemuan dan diskusi di ruang kerja ketua YKEP cukup lama, dalam diskusi membahas program dan konsep HILIRISASI padi melaui konsep T1P4K

Oleh Diyan di sampaikan kepada Ketua YKEP Mayjen (Purn) Reza ,
bahwa metode T1P4K dengan biaya produksi se minimal mungkin dan hasil produksi semaksimal mungkin.

Di konsep T1P4K juga mengedapankan sistem kroyok bareng bareng ( kerja bersama sama ) karna akan melibatkan para Petani pemilik lahan jika lahan sawah milik perseorangan dan akan melibatkan Tenaga Pengawas pendamping dari Babinsa dan Babinkamtibmas jg petugas penyuluh lapangan

Diyan Anggraini dalam diskusi dengan Mayjen (Purn) Reza tidak lagi membahas Swasembada beras karna menurut Diyan Anggraini Indonesia sudah bisa mencapai Swasembada Beras. Yang sudah di gerakkan Mentri Pertanian dan Wamen Pertanian secara masif di setiap daerah, Diyan lebih menekankan point dan arah terwujudnya HILIRISASI Padi .

Kenapa disebut HILIRISASI karna disamping hasil panen padi menghasilkan beras , dalam konsep ini akan menghasilkan produksi turunan lain dari limbah Penggilingan Gabah dan Limbah Hasil produksi yang mengolah Sekam , dedak, dan Jerami menjadikan turunan ini sebuah produksi yg mempunyai nilai ekonomi Tinggi dan pasar nya pun sudah ada, ungkap Diyan Anggraini yang Sekaligus Owner PT Thara Jaya Niaga .

Diyan Anggriani menyampaikan program HILIRISASI Padi Ini rencana akan di mulai dari Jawa Tengah di 3 kabupaten, yg berada di Propinsi Jawa Tengah

Kenapa Jawa Tengah karna lahan pertanian sudah di siapkan oleh Pemprov Jateng dan Juga sudah ada model T1P4K Yang Bekerja sama dengan TNI AD Yang Telah di Resmikan langsung oleh KSAD Jendral Marulli dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Rowalo Banyumas ,beberapa hari yang lalu ungkap
Diyan Anggraini

Maksud dan tujuan kunjungan ke kantor YKEP Diyan Anggraini adalah menyampaikan harapan besar ke ketua YKEP Mayjen (Purn) Reza , gagasan dan gebrakan baru ini bisa berkolaborasi dengan YKEP. Yang sama sama mempumyai Visi dan Misi bergerak di sosial dan pengentasan kemiskinan di Indonesia

Disampaikan juga kepada Mayjen (Purn) Reza untk bisa Kerjasama multi pihak antara T1P4K – Yayasan Kartika Eka Paksi beserta BULOG

Karena hanya BULOG yang bisa serap hasil. Pertanian padi ini dengan skala besar dan kontinue dan pula ikut menstabilkan cadangan beras secara nasional.

Langkah ini akan ikut berkontribusi ke negara Indonesian sesuai program ASTA CITA Presiden Prabowo di sektorb ketahanan pangan.

Gayung pun bersambut apa yg di sampaikan DA ( Diyan Anggriyani ) secara singkat dan padat tetang HILIRISASI padi dengan model T1P4K di
tangkap bagus dan positif oleh ketua YKEP Mayjen (Purn) Reza di ruang kerjanya .

Dalam diskusi yg penuh hangat tentang HILIRISASI padi , Mayjen (Purn ) Reza pun menangkap maksud tujuan juga arah yang disampaikan ibu Diyan .

Beliau ketua YKEP Mayjen (Purn) Reza akan melakukan langkah mana yg perlu di sentuh , sehingga bisa terwujudnya kolaborasi beberapa fihak yang di maksud termasuk mengkomunikasikan dengan Kepala Bulog dalam penyerapan program T1P4K Jateng . juga wilayah lain Jabar dan Jatim, juga wilayah lain di Indonesia penghasil padi.
karna pada dasarnya penghasil padi yang besar hanya 3 Propinsi Jabar, Jateng dan Jatim.

Setelah semua tersampaikan di akhir diskusi di lakukan foto bersama dengan latar belakang lukisan Padi dan petani yg sedang bekerja memanen padi dan di samping Bendera Merah Putih dan bendera Yayasan Kartika Eka Paksi.
(Wiwit )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini