Bopati Klaten hamenang serap langsung keluhan warga jambu kidul

0
62

Bupati Klaten: Hamenang Serap Langsung Keluhan Warga Jambu Kidul, Ceper

KLATEN – suaralintas.com – Pemerintah Kabupaten Klaten terus mengintensifkan program blusukan “Sambung Rasa” sebagai upaya mendekatkan pelayanan dan menyerap aspirasi masyarakat. Terbaru, kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna Desa Jambu Kidul, Kecamatan Ceper, pada Jumat (7/11/2025), dihadiri langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Jambu Kidul, Tri Handaya, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati. Ia kemudian memaparkan sejumlah kebutuhan mendesak di desanya. Aspirasi yang disorot meliputi:

Perlunya rehabilitasi kantor desa yang masih mengalami kebocoran (“tampias”) saat hujan.
Permintaan penambahan kapasitas gedung serbaguna yang saat ini hanya mampu menampung sekitar 350 orang.
Kebutuhan perbaikan talud di area embung.
Bantuan untuk sertifikasi tanah kas desa yang telah lama ditempati oleh masyarakat.

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa kegiatan Sambung Rasa adalah wujud komitmen Pemkab Klaten untuk hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar seremonial.

> “Kegiatan Sambung Rasa ini adalah upaya nyata Pemkab Klaten untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran kami tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa pelayanan, menyalurkan bantuan, dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujar Mas Hamenang.

Menanggapi keluhan dari Desa Jambu Kidul, Bupati menyatakan Pemkab akan menindaklanjuti semua aspirasi tersebut, meskipun harus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Khusus untuk urusan pertanahan, Bupati memastikan akan ada pendampingan dan tindak lanjut dari Dispermasdes (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa).

Melalui komunikasi dua arah ini, Pemkab Klaten berharap setiap masukan dari warga dapat terserap dengan baik dan dijadikan dasar utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang pro-rakyat.

Konteks Tindak Lanjut Program Sambung Rasa dan Isu Pertanahan di Klaten

Aspirasi yang disampaikan oleh Kepala Desa Jambu Kidul (perbaikan kantor desa, gedung serbaguna, talud, dan sertifikasi tanah kas desa) adalah jenis permasalahan yang umum diangkat dalam kegiatan Sambung Rasa di berbagai wilayah Klaten pada tahun 2025.

1. Komitmen Program Sambung Rasa

Program Sambung Rasa dilakukan secara berkelanjutan di berbagai kecamatan dan desa (seperti Kalikebo, Buntalan, Pucang Miliran, Ngawen, dan Jogosetran) sepanjang tahun 2025.
Tujuannya konsisten: menjaring aspirasi, berdialog langsung, dan membawa pelayanan publik (seperti layanan kependudukan dan kesehatan) langsung ke masyarakat.
Bupati Hamenang Wajar Ismoyo selalu menegaskan bahwa aspirasi akan ditindaklanjuti secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Contohnya, di Ngawen, keluhan hama tikus ditindaklanjuti dengan solusi rumah burung hantu.

2. Isu Sertifikasi Tanah Kas Desa (Aspirasi Pertanahan)

Aspirasi Desa Jambu Kidul mengenai sertifikasi tanah kas desa yang saat ini ditempati masyarakat merupakan isu yang memerlukan penanganan khusus, yang ditunjuk oleh Bupati untuk diurus oleh Dispermasdes (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa).

Isu mengenai pengelolaan dan sertifikasi tanah kas desa memang menjadi perhatian di Klaten, terutama terkait dengan masalah administrasi dan potensi penyalahgunaan.
Beberapa sumber menunjukkan bahwa Dispermasdes Klaten memiliki peran dalam menatausahakan dan mengawasi aset desa, termasuk tanah. Peraturan daerah juga menegaskan bahwa aset desa berupa tanah wajib disertifikatkan atas nama Pemerintah Desa.
Penanganan masalah pertanahan, terutama yang melibatkan status tanah dan masyarakat yang menempati, membutuhkan proses yang hati-hati dan koordinasi antara Pemkab (Dispermasdes) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Kesimpulan untuk Jambu Kidul:

Janji Bupati untuk menindaklanjuti aspirasi pembangunan (rehab kantor/gedung) akan masuk dalam perencanaan anggaran Pemkab Klaten, sedangkan masalah sertifikasi tanah kas desa akan diproses lebih lanjut secara administrasi oleh Dispermasdes.
(Wiwit )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini