Ramadhan

0
154

Bulan romadhon telah tiba, seluruh umat islam dipenjuru belahan bumi ini menyambutnya dengan suka cita. Dan ada beberapa hal yang bisa kita cermati terkait pola kehidupan umat Islam setiap menjelang atau selama bulan romadhon berlangsung. Dimana pola kehidupan sehari-hari maupun aktivitasnya secara tiba-tiba berubah menjadi pribadi yang bernuansa religius. Namun bentuk-bentuk religius itu pada akhirnya  lenyap begitu saja bersamaan dengan habisnya bulan romadhon. Seluruh pola kehidupan berbalik menjadi semula kembali seperti sedia kala.. Nuansa religius menghilang begitu saja, nyaris tidak ada bedanya antara yang telah melaksanakan kewajiban berpuasa dengan yang tidak, seolah kembali kepada kehidupan sehari-hari dengan berbagai problematika.

Sungguh sayang pola kehidupan bernuansa religius di bulan romandhon tersebut tidak berlanjut dibulan-bulan lainnya selain bulan romadhon. Memang hidup seolah harus berjalan dengan yang sudah umum, mau tidak mau harus kita ikuti sesuai realitas kehidupan di bumi yang tengah berlangsung menenggelamkan kita dengan segudang permasalahan..

Kondisi   demikian itu  sangat membahayakan bila dibiarkan menjadi etos kultural masyarakat, yakni dimana  masyarakat Islam sudah tidak mampu lagi menempatkan pola kehidupan yang bernuansa religius di bulan –bulan selain bulan romadhon.. Pada hal menempatkan pola kehidupan bernuansa religius pada bulan-bulan biasa sebagaimana yang terjadi di bulan romadhon berarti berupaya  hidup berada pada posisi taat dan taqwa berkomunikasi spiritual dengan Sang Kholiq melalui berpuasa.

Berpuasa dapat mengendalikan pola hidup yang menyimpang dari tatanan agama, kendati demikian jika puasa hanya dijalankan dari segi legalitas formal tanpa disertai konsep isi, tak urung malah tidak mendapatkan apa-apa selain merugi dan sia-sia. Menyadari hal ini alangkah besarnya manfaat berpuasa wajib, selain menjadikan seseorang memiliki keimanan yang tangguh juga memiliki derajat taqwa yang tinggi.

Namun apakah sudah dijamin kadar ketaqwaannya pasti meningkat dengan menjalankan puasa. Sayang jaminin itu tidak ada sebab Rosululloh SAW berkata “Banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan manfaat apa pun kecuali lapar dan haus”.

Puasa memang bukan hanya sekedar ibadah jasmaniah seperti tidak makan minum di siang hari saja , melain ibadah  yang berfungsi membentuk jiwa memiliki kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap apa yang dirasakan masyarakat yang serba kekurangan serta mendidik jiwa untuk bersikap jujur, bijak dan menguasai nafsu atau rela berkorban dan berbelas kasih sesamanya dengan sikap santun.

Rosululloh mengisyaratkan “Siapa yang berpuasa karena Alloh disertai dengan iman maka kembalilah ia sama seperti waktu dilahirkan dari kandungan ibunya, bersih dan tanpa dosa”.

Perlu dipahami bahwa dari sejumlah ibadah maka puasa termasuk ibadah privasi dan disiplin mental yang tinggi. Puasa mengajarkan untuk memilah mana yang haq dan mana yang bathil, maupun  untuk tidak menceraikan persoalan kemasyarakatan sebagai persoalan yang terpisah dari agama, tetapi tetap dalam koridor pengawasan agama.

Intinya puasa mengajak manusia untuk tidak membiarkan yang lemah dalam keterpurukan melainkan mendorong tumbuhnya semangat solidaritas sosial dengan komitmen dan keberpihakan dari yang lebih kepada yang lemah yaitu orang-orang  kurang diuntungkan dalam proses perekonomian dan pembangunan..

Maka secara esensial dan fungsional, puasa tidak akan memiliki  makna jika dilakukan tanpa adanya kesadaran untuk mengekang ego, sebab puasa melibatkan aktifitas fisik sekaligus aspek ruhiyah yang menggabungkan esensi seluruh amal ibadah menuju hidup bebas dari perbudakan budaya syetan guna mencapai kemenangan.

Kendati kita telah terlena dengan pola dan gaya hidup global yang menggiurkan, lupa dengan model dan pola hidup yang telah dirancang Alloh, tetapi dengan berpuasa berarti kita sedang menggebleng diri dengan praktek nyata yakni hanya maelakukan apa yang diperintahkan  dan menjauhi larangan-Nya.

Oleh : Ngar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini