Menjadikan desa Percontohan dan Maju di segala bidang, baik infrastruktur maupun non infrastruktur adalah harapannya setelah dilantik menjadi Kepala Desa. Dan dia menyadari bahwa di era global ini sangat dibutuhkan sumber daya manusia yang cerdas dan handal, seiring dengan perkembangan tehnologi komunikasi dan informatika. Oleh karena itu dia selalu berupaya mendorong warganya untuk lebih kreatif dalam menyikapi program-program yang ada, baik program yang ada di desanya maupun program diluar desanya.
Selain harapan tersebut, dia juga punya misi yang hendak dicapai, yakni mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan keimanan serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak. Yang pada akhirnya berprilaku santun, halus budi pekertinya dan lemah lembut tutur bahasanya.
Demikian itulah sebuah harapan mulia dari seorang pemimpin desa kepada warganya yakni Kepala Desa di desa Ngaru-aru Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali bernama Wartopo SE. Kelahiran asli putra daerah setempat, dan lahir pada 22 April 1987. Basic Wartopo sebelum menjadi kepala desa adalah berwira usaha.
Meski berawal tidak ada keinginan mencalonkan kepala desa, namun masyarakat setempat menghendaki atau ada desakan warga akhirnya ditinggalkannya statusnya sebagai seorang pengusaha yang dibilang sukses, untuk mengabdikan diri kepada masyarakat didesanya.
Sejak dilantik hingga kini, atau selama desa ini dipimpinnya, nampak banyak kemajuan, baik dibidang pembangunan infrastruktur maupun kondisi sosial masyarakatnya. Terbukti banyak warga mencintai atas keteladanannya dalam memimpin.
Wartopo SE yakin bahwa upaya untuk memajukan desanya sebagai desa maju yang bisa dijadikan percontohan oleh desa-desa lainnya tidaklah mudah. Hal itu perlu didukung bersama dari berbagai pihak atau lapisan masyarakat. Sebab keberhasilan bukan tergantung kepada kemampuannya saja, tetapi bagaimana kita bersama mengupayakan agar dalam mencapai tujuan harus melibatkan semua komponen masyarakat yang turut andil berperan serta secara aktif.
“ Kami tidak sepenuhnya mengharapkan sumber dana yang digelontorkan oleh pemerintah saja, melainkan juga berusaha sendiri mendapatkan dana dari sumber lain untuk memajukan pembangunan di desa ini”, tutur Kades Wartopo SE dengan santai.
Semangatnya untuk memajukan desa lebih dari sebelumnya, telah ditunjukkanya melalui sikapnya selama memimpin. Dijalankannya program pelayanan prima dan cepat terhadap masyarakat. Dan dia juga selalu merespon positif usulan-usulan atau ide-ide yang disampaikan warganya. Semua itu dilakukan semata-mata untuk memajukan desanya menjadi desa maju sebagai percontohan bagi desa-desa lainnya, baik yang ada diwilayah Kabupaten Boyolali maupun diwilayah lainnya.
Demikian itu sebagai cermin atau bukti atas komitmennya yang konsisten terhadap janjinya yang terukir dalam dirinya sewaktu mencalonkan sebagai Kades.
Perlu diketahui bahwa desa Ngaru-aru terletak tidak jauh dari kawasan obyek wisata Pengging, yang berada diselatan jalan raya Solo-Semarang. Dan memiliki luas wilayah desa 1604575 Ha. Kondisi ini difahami benar oleh Wartopo SE, karena sejarah mengajarkan untuk mencapai keberhasilan harus memahami kondisi wilayah.
Waktu terus berjalan dan bergulir. Wartopo SE sebagai Kades berusaha berbenah diri untuk selalu memotivasi warga dan dirinya sendiri agar impiannya bersama warga tercapai untuk untuk mewujudkan desanya menjadi desa maju. ( Sumber Dokumen Majalah Lintas Edisi 190. Oleh : Ngar ).
