KOTA CIREBON, SUARA LINTAS. COM
— Kota Cirebon kembali dikepung banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga terendam air, menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan menimbulkan kekhawatiran akan dampak lanjutan.
Beberapa lokasi yang dilaporkan terdampak banjir di antaranya Jalan Pramuka Argasunya tepatnya di depan SDN Argapura, Kampung Kali Jaga Keramat, Jalan Lapangan Udara Penggung, Perumnas depan Rumah Sakit Putra Bahagia, serta Jalan Cipto. Genangan air di titik-titik tersebut dilaporkan cukup mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga.

Menanggapi kondisi tersebut, Aktivis Peduli Lingkungan Semut Merah Cirebon, Moch. Andri, meminta Pemerintah Kota Cirebon bersama dinas terkait, khususnya Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kota Cirebon, agar segera mengambil langkah konkret dalam penanganan banjir.
Menurut Moch. Andriyan, banjir yang terus berulang bukan semata disebabkan oleh faktor curah hujan, melainkan akibat saluran air dan irigasi yang mampet, rusak, serta pendangkalan sungai yang belum ditangani secara maksimal.
“Kami mendesak Pemkot Cirebon dan Dinas PSDA agar segera melakukan normalisasi sungai serta perbaikan saluran dan irigasi yang rusak atau tersumbat. Jika dibiarkan, banjir akan terus terjadi dan masyarakat yang selalu menjadi korban,” tegas Moch. Andriyan,
Sabtu (7/2/2026).
Ia menambahkan, genangan banjir tidak hanya berdampak pada aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, kerusakan infrastruktur, serta kerugian ekonomi bagi masyarakat.
Aktivis Semut Merah Cirebon juga mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya bersifat darurat. Langkah preventif seperti pembersihan drainase rutin, pemetaan titik rawan banjir, serta pengawasan terhadap alih fungsi lahan dinilai penting untuk mencegah banjir berulang.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya respons cepat dan tindakan nyata dari Pemerintah Kota Cirebon dan dinas terkait demi menciptakan lingkungan kota yang lebih aman, tertata, dan bebas dari banjir.
(Red)

