DESAK PENGOSONGAN ASET DAERAH KELOMPOK ASMORO AUDIENSI TERTUTUP DI KEJARI KLATEN

0
22

Desak Pengosongan Aset Daerah, Kelompok Asmoro Nolo Audiensi Tertutup Di Kejari Klaten

suara lintas.com — KLATEN – Puluhan massa yang menamakan diri kelompok Asmoro Nolo menggelar aksi unjuk rasa dan audiensi tertutup dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten pada Rabu (26/11/2025). Kedatangan mereka bertujuan menindaklanjuti perkembangan proses hukum terkait pengelolaan aset daerah, yakni Klaten Town Square (Klatos), yang hingga kini statusnya dinilai masih belum jelas.

Rombongan massa tiba di kantor kejaksaan sekitar pukul 09.30 pagi dengan mengenakan seragam kaos hitam. Kedatangan mereka mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Demi menjaga ketertiban, hanya perwakilan massa yang diizinkan masuk ke ruang pertemuan untuk berdialog secara tertutup, tanpa dihadiri oleh awak media.

Koordinator aksi, Joko Mursito, menyampaikan bahwa fokus utama kedatangan mereka adalah mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas.

“Tujuan kami jelas, kami mendesak kejaksaan untuk segera mengosongkan area Klatos karena status hukumnya masih belum ada kejelasan,” ujar Mursito.

Menurut Asmoro Nolo, selama proses hukum kasus Klatos berjalan, pengelolaan dan aktivitas komersial di lokasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kerugian bagi aset daerah. Klatos sendiri merupakan aset publik strategis dan salah satu sumber penting bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klaten.

Lebih jauh, massa juga menuntut agar Pemerintah Kabupaten Klaten melalui bupati segera mengambil alih pengelolaan Klatos. Langkah ini dinilai penting untuk menyelamatkan aset daerah. Kekhawatiran massa juga mencakup ketidaknyamanan para penyewa akibat ketidakjelasan status, yang berpotensi mengganggu keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Desak Transparansi Proses Hukum

Selain tuntutan aset, massa Asmoro Nolo juga meminta transparansi penuh dari aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini. Mereka berharap kejaksaan dapat bekerja secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu atau tebang pilih, agar masyarakat dapat melihat bahwa penegakan hukum berjalan dengan baik.

Setelah audiensi usai, perwakilan massa menyatakan komitmen mereka untuk terus mengawal proses hukum dan administrasi Klatos hingga ada kejelasan dan keputusan resmi dari pihak berwenang. Mereka menegaskan bahwa gerakan ini dilakukan demi menjaga aset publik agar tetap aman dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Aksi yang berlangsung dengan tertib dan kondusif tersebut selesai. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Klaten belum memberikan keterangan resmi terkait hasil audiensi dan tindak lanjut atas tuntutan yang disampaikan oleh kelompok Asmoro Nolo.
(Wiwit )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini